6 Tips Praktis Buat Kamu “Boss” Wanita

Author:

Zaman sekarang tidak sedikit wanita yang meniti karir sambil tetap menjalankan perannya sebagai seorang istri sekaligus ibu. Tidak jarang wanita-wanita ini berada di posisi yang tinggi dalam pekerjaannya. Hal ini memang sulit untuk dicapai namun banyak yang berhasil melakukannya, tentunya dengan strategi dan manajemen yang tepat. Apakah kamu penasaran apa strategi dan rahasianya?

1. Take Care Of Your Mental Health 
Jaman sekarang orang mulai sadar akan pentingnya kesehatan, namun tidak hanya berhenti sampai kesehatan fisik saja, kesehatan mental pun mendapatkan banyak perhatian belakangan ini. Seseorang yang secara mental tidak sehat hanya akan menguras energi orang di sekitarnya. Being in a high position or a leader requires you to encourage others, to cultivate them and to lead by example. And to be able to do all those roles, you yourself must possess a good mental health.

2. Miliki Kecerdasan Emosional

Wanita dikenal sebagai mahluk perasa, lebih sering menggunakan perasaan dibanding logika dalam banyak hal. Hal ini menyebabkan profesionalisme wanita seringkali dipertanyakan. Semakin tinggi posisi Anda tentu makin banyak tantangannya, level stres sewajarnya juga akan meningkat. Namun Anda harus dapat mengelola emosi Anda dengan bijak, jangan sampai performa Anda terganggu atau image negatif melekat di diri Anda akibat ketidakmampuan mengatur emosi dengan baik.

3. Make List & Stay Organised


Seseorang di posisi tinggi sewajarnya akan memiliki kesibukan yang padat. Dan karena banyaknya hal yang perlu dilakukan hari lepas hari, ada baiknya Anda membiasakan diri membuat daftar agar tidak ada yang terlewatkan atau kelupaan. Disamping itu, daripada mengerjakan banyak hal dalam waktu yang bersamaan, lebih baik Anda membereskan pekerjaan satu per satu. This way you are aiming for quality, not quantity.

4. Delegate

Berada di posisi tinggi, memiliki banyak pekerjaan adalah hal yang tidak bisa dihindari. Namun agar tidak kelabakan, ada baiknya Anda mendelegasikan pekerjaan yang bisa didelegasikan. Jangan terpaku dengan konsep bahwa Andalah yang harus turun tangan, barulah segala sesuatunya bisa sempurna. Pemikiran seperti ini hanya akan menguras energi Anda dengan cepat dan akan menghambat proses regenerasi.

5. Acquire People Skill & Communication Skill

Banyak leader yang memiliki style otoriter dan diktator, hal ini lambat laun hanya akan menjadi ticking bomb dalam lingkungan kerja, entah Anda selalu menuai pertentangan atau pada akhirnya Anda akan ditinggalkan sendirian. To stay being a leading woman, Anda harus menguasai people skill dan communication skill. Stand up and speak up without being overly aggresive, buat orang sekeliling Anda merasa nyaman dengan kehadiran Anda, buat bawahan Anda merasa nyaman bekerja dengan Anda. Dengan begini lingkungan kerja baru bisa menjadi kondusif dan orang akan dapat bertahan lama.

6. Don’t Try To Balance It All

Seperti yang telah disebutkan di atas, ada banyak sekali wanita karir yang juga menjalankan peran sebagai istri dan ibu. Keinginan untuk menjalankan semua peran dengan seimbang dan ideal seringkali pada akhirnya membuat para wanita menjadi tertekan, diliputi rasa bersalah dan merasa menjadi pribadi yang tidak cukup baik. Wanita perlu menyingkirkan konsep kuno bahwa segalanya harus seimbang dan sempurna. Anda tidak bisa makan malam setiap hari dengan keluarga karena seringkali harus meeting hingga malam? Tidak apa, sebagai gantinya luangkan weekend Anda khusus untuk keluarga. Everything is actually figureoutable.

Related Post

6 Tips Praktis Buat Kamu “Boss” Wanita

Zaman sekarang tidak sedikit wanita yang meniti karir sambil tetap menjalankan perannya sebagai seorang istri sekaligus ibu. Tidak jarang...

cerita bunda

Apakah Istri Butuh untuk Fokus Jadi Ibu Rumah Tangga Aja?

Seorang istri dan ibu rumah tangga telah menjadi satu kesatuan status yang sulit untuk dipisahkan. Percaya tidak percaya, ibu...

girl to woman

From Girl to Women

Adulting adalah kata yang belakangan sering menjadi hashtag favorit para milenial di berbagai platform media sosial. Secara harafiah, adulting...

magang di maubelajarapa

MauBelajarApa Youth Learning Experience (MYLE)

Hi Impact Makers! So, kamu tertarik untuk lebih kenal program magang di MauBelajarApa? Apa yang kamu bisa lakukan dan...

Leave a comment