Apakah Istri Butuh untuk Fokus Jadi Ibu Rumah Tangga Aja?

cerita bunda
Author:

Seorang istri dan ibu rumah tangga telah menjadi satu kesatuan status yang sulit untuk dipisahkan. Percaya tidak percaya, ibu rumah tangga telah lama diakui sebagai sebuah profesi, dan Anda bisa menjumpai kolom ini di berbagai formulir isian. Ibu rumah tangga bisa jadi adalah salah satu profesi yang beban kerjanya yang paling tinggi namun bayarannya paling rendah, bahkan cenderung tanpa bayaran.

Namun dengan meningkatnya kebutuhan hidup dan makin merebaknya feminisme dimana-mana, profesi ibu rumah tangga dipandang sudah tidak efektif dan relevan lagi dengan jaman now. Tidak sedikit istri yang sekarang diharapkan ikut berkontribusi dalam perekonomian keluarga, baik itu bekerja dari rumah maupun di luar rumah.

Seiring dengan makin banyaknya para istri yang terjun ke dunia kerja, makin banyak juga perdebatan yang beredar. Beberapa diantaranya adalah working mom vs stay at home mom, dampak working mom pada tumbuh kembang anak, seberapa besar seharusnya kontribusi istri dalam menopang ekonomi keluarga, dst.

Entah akhirnya seorang istri memutuskan untuk menjadi working mom ataupun ibu rumah tangga, sebelum keputusan diambil tentunya akan diperhadapkan dengan beragam pertimbangan. Pertimbangan utama biasanya adalah pertimbangan ekonomi.  Apakah penghasilan dari suami saja sudah cukup untuk meng-cover segala kebutuhan keluarga?

Makin bertambahnya anggota keluarga berarti makin bertambah juga kebutuhan yang harus dipenuhi mulai dari asupan tumbuh kembang anak, pendidikan primer dan penunjang, dll. Daftar kebutuhan akan bertambah panjang jika Anda termasuk sandwich generation yang tidak hanya menanggung anak, tapi juga sekaligus orang tua yang sudah tidak produktif lagi. Jika ini adalah situasi yang Anda hadapi, maka menjadi working mom menjadi pilihan yang bijak untuk diambil.

Merupakan suatu anugerah jika ekonomi keluarga bukan suatu masalah karena bekerja tidak lagi menjadi suatu keharusan, melainkan murni sebuah pilihan. Jika kasusnya seperti ini maka faktor penentu telah bergeser dari pertimbangan ekonomi menjadi pertimbangan pribadi. Pertimbangan pribadi berarti keinginan diri sendirilah yang memegang kunci keputusan.

Banyak istri yang sudah bekerja sebelum ia menikah, dan tidak jarang para istri yang sudah terbiasa bekerja dan memiliki penghasilan sendiri tidak kerasan jika kesehariannya harus berkutat dengan aktivitas rumah tangga saja.

Selain masalah kebiasaan, ada pula wanita aktualisasi dirinya berkaitan erat dengan karir atau penghasilan. Teori Maslow menjelaskan bahwa dalam hirarki kebutuhan manusia, aktualisasi diri menempati posisi tertinggi. Aktualisasi diri berfokus pada apa yang bisa seseorang capai murni sebagai seorang individu, tanpa terikat status seperti istri si A, ibunda si B, menantu si C, dst.

Potensi apa yang ada dalam diri saya yang bisa dikembangkan secara maksimal, bagaimana saya dapat mencapai self-fulfillment, what’s my purpose of existence, pertanyaan-pertanyaan semacam ini akhirnya akan mengulik sisi psikologis seorang istri, dan biasanya tipe istri seperti ini tidak akan mencapai kepuasan diri dengan hanya tinggal di rumah.

Diantara dua pilihan sebenarnya tidak ada mana yang benar mana yang salah, semua tergantung situasi dan kebutuhan. Namun yang patut Anda ingat, kalau Anda memilih untuk menjadi jadi ibu rumah tangga then be a smart mom. Jika Anda memilih menjadi working mom, be an impactful being.

Lastly, setiap pilihan memiliki konsekuensinya masing-masing. Being a working mom means less time will be spent with your kids at home. Being a stay at home mom means you’ll miss opportunities exploring the world out there. Jangan memaksakan diri untuk mengejar keseimbangan dan kesempurnaan antara 2 hal ini karena itu hanya akan melelahkan diri Anda sendiri.

Related Post

6 Tips Praktis Buat Kamu “Boss” Wanita

Zaman sekarang tidak sedikit wanita yang meniti karir sambil tetap menjalankan perannya sebagai seorang istri sekaligus ibu. Tidak jarang...

cerita bunda

Apakah Istri Butuh untuk Fokus Jadi Ibu Rumah Tangga Aja?

Seorang istri dan ibu rumah tangga telah menjadi satu kesatuan status yang sulit untuk dipisahkan. Percaya tidak percaya, ibu...

girl to woman

From Girl to Women

Adulting adalah kata yang belakangan sering menjadi hashtag favorit para milenial di berbagai platform media sosial. Secara harafiah, adulting...

magang di maubelajarapa

MauBelajarApa Youth Learning Experience (MYLE)

Hi Impact Makers! So, kamu tertarik untuk lebih kenal program magang di MauBelajarApa? Apa yang kamu bisa lakukan dan...

Leave a comment