Learn To Make Your Own Simple Sunny Wreath For Your Loved Ones

Author:

Jourdan Kamal (Born in Indonesia) is a Singapore graduate and internet entrepreneur. He is best known as the founder of MauBelajarApa.com, currently the largest workshops directory platform in Indonesia.

Liz dan Jo dari a journey bespoke blog sejak akhir bulan October lalu mengirimkan email, dan meminta saya membuat wreath untuk ide bebikinan Christmas di blog mereka. Tropical Wreath Christmas dengan dedauanan dan bunga yang mudah didapatkan di sini. Sebenarnya konsepnya seperti flower crown yang sering saya buat, tapi dibuat dengan versi yang lebih besar. Antusias banget sebenernya pengen ngerjain ini, tapi sayangnya waktu itu saya lagi heboh sama pindahan, gak sempet dan gak ada space yang lega untuk bebikinan dengan tenang. Sampe sekarang aja urusan pindahan gak kelar-kelar. Yang sudah pernah datang ke workshop saya di cipete pasti ngerti gimana segala perintilan kecil-kecil menggunung itu harus dipindahkan dan di atur di tempat baru. Trus malah mendadak curhat kan jadinya

Sejujurnya saya belum pernah bikin wreath dari bunga ataupun daun segar. Selama ini seringnya menghias rantingnya saja, dan dengan hiasan natal atau bunga dan daun artificial. Kalau browsing-browsing gitu material daunnya memang agak susah yang lokal. Biasanya kalaupun di Indonesia ada, pasti import dan harganya mahal. Jadi sesuai permintaan awal dengan bahan-bahan yang mudah di dapat saja. Bahan yang saya pakai kali ini sejujurnya juga bukan beli khusus, kebetulan kelebihan banyak pas belanja bunga buat dekor. Pengen coba pokoknya. Daun yang saya pakai ini daun ruscus. Untuk rangkain bunga daun ini aman banget bentuknya, dan kalau untuk wreath atau flower crown sizenya pas dan batangnya lentur, daun ini juga awet, gak direndam air aja bisa tahan satu minggu. Biasanya di Rawa Belong seikat daun ruscus isi 10 batang bisa dibeli dengan harga sekitar 7,000-8,000 rupiah, atau sekitar 10,000 – 15,000 kalau belinya di toko bunga depan Hero Kemang.

 

Learn-To-Make-Sunny-Wreath-01Selain daun dan bunga alat yang diperlukan hanya gunting dan kawat, gunakan yang memang untuk bebikinan bebungaan yah. Untuk kawatnya tersedia banyak ukuran dengan ketebalan yang berbeda, nah untuk ini pakai yang tipis aja. Perlu tali juga untuk gantungannya nanti.

 

Learn-To-Make-Sunny-Wreath-02

 

Lilitkan kawat ke batang ruscus. Lilitan kawat ini akan membuat batang akan jadi lebih lentur, tidak mudah patah, dan gampang di bentuk-bentuk. Sekalian lilitan kawat ini juga untuk menyambung antar batang.

 

Learn-To-Make-Sunny-Wreath-03

Sambil disambung, perlahan-lahan lekukan juga batangnya membentuk lingkaran.

 

Learn-To-Make-Sunny-Wreath-04

Setelah cukup lingkarnya, satukan kedua ujung dengan kawat seperti pada saat menyambung tadi. Kalau mau lebih tebal bisa perbanyak daunnya. Lebih ditumpuk-tumpuk aja.

 

Learn-To-Make-Sunny-Wreath

Setelah itu tambahakan hiasannya. Di foto ini saya menggunakan solidago. Bunga kuning ini biasanya digunakan sebagai filler dalam rangkain. Solidago juga termasuk tahan lama, dan kalau kering bentuknya masih bagus, hanya warnanya aja ang jadi kecoklatan. Untuk menambahkan bunga lainnya, tinggal dililitkan saja batangnya dengan kawat. Lagi-lagi sama aja kayak nyambung batang ruscus tadi.

 

Learn-To-Make-Sunny-Wreath-06

Ya udah, tinggal tambah tali untuk gantungnya, trus jadi deh……

Anda juga dapat menemukan artikel ini di blog saya di sini (http://www.kittymanu.com/diy-sunny-wreath/)

 

Related Post

Big Brother Movie

Guru Zaman Now! Hal Penting Yang Bisa Kita Pelajarin Dari Film Big Brother 2018

Seorang GURU ZAMAN NOW mengajarkan murid2nya tentang pentingnya untuk mempunyai pengetahuan (Knowledge) Belajar bukan hanya untuk sekedar dapat nilai...

5 karakteristik untuk jadi CEO

5 Karakteristik Kamu Bisa Jadi CEO di Masa Depan

Chief Executive Officer (CEO) atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Direktur Utama mempunyai tanggung jawab dalam memimpin jalannya...

Eveline Susanto Kuromopi

(Inspiring Educator) Evelyn Susanto of Kuromopi: Spreading The Art of Calligraphy Trend In Indonesia

___________________________________________ “Calligraphy is an art form that uses ink and a brush to express the very souls of words on...

Richie Indrajaya Luckey Monkey

(Inspiring Educator) Richie Indrajaya: Empowering Young Indonesian with Strong Entrepreneurial Skill

___________________________________________ “Never stop learning, because life never stops teaching.” __________________________________________ Kalian setuju dengan kutipan di atas? Bila iya, maka Anda...

Leave a comment

*
*